Kau Bukan Temanku Lagi



Kau menyerah begitu saja?
Setelah berjuang selama ini?
Setelah kuhabiskan sebagian waktuku untuk membantumu?

Kau pengecut!
Bisa-bisanya kau tak datang saat hari ujianmu.

Ku sakit hati.
Ku bodoh telah membantumu, menarikmu, mengarahkanmu, sampai kau sampai di hari itu.

Semua itu menjadi sia-sia.
Rasanya seperti telah kubuatkan kau sepiring nasi goreng dengan susah payah, lalu kau buang ke tong sampah.

Aku tidak bermaksud berbangga diri sebagai seorang penolong. Aku hanya ingin kau menghargaiku sebagai temanmu, yang tak pernah meninggalkanmu, tapi kau malah meludahiku.

Mulai sekarang, kau bukan temanku lagi!


...



No comments:

Post a Comment

Thanks for your coming, say something here :)

Powered by Blogger.